Plt Direktur RSUD Bintuni Dukung Kehadiran JMSI, Dorong Media Lebih Profesional

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 55

‘Ketika Media dan Pelayanan Publik Bertemu, Novita Panggau Tekankan Pentingnya Akurasi”

BINTUNI, inspirasipapua.id — Informasi yang benar menjadi kebutuhan penting masyarakat, terutama ketika menyangkut pelayanan publik. Di tengah derasnya arus informasi digital, media dituntut tidak hanya cepat menyampaikan berita, tetapi juga memastikan setiap informasi berpijak pada fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pandangan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau, Sp.PD., M.MRS., FINASIM, saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Jumat (30/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Muris Muhammad, Rohmat Sugianto, dan Muhammad Iqbal selaku anggota JMSI pemegang mandat pembentukan JMSI Kabupaten Teluk Bintuni. Mereka didampingi Ketua JMSI Papua Barat, Valentino Wanma.

Pertemuan itu sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber serta menyampaikan rencana pembentukan kepengurusan definitif JMSI di Kabupaten Teluk Bintuni.

Novita menyambut positif kehadiran organisasi tersebut. Menurut dia, JMSI memiliki posisi strategis dalam mendorong perusahaan media menjalankan pengelolaan usaha pers secara lebih tertib, profesional, dan bertanggung jawab.

“Terima kasih kepada JMSI yang sudah hadir. Menurut saya, ini sangat baik. Selain organisasi PWI yang mengurus para wartawan sebagai anggota, JMSI memiliki peran dalam menaungi perusahaan media,” ujar Novita.

Ia menilai, profesionalisme pers tidak hanya berkaitan dengan kemampuan wartawan menghasilkan berita, tetapi juga menyangkut tanggung jawab perusahaan media dalam menjaga kualitas informasi yang dipublikasikan.

Karena itu, pemberitaan harus disusun berdasarkan fakta, tidak menghilangkan substansi informasi, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Saya sangat mendukung hadirnya JMSI di Kabupaten Teluk Bintuni. Dengan adanya JMSI, diharapkan media-media yang ada bisa lebih tertib dan profesional, sehingga informasi yang disampaikan benar-benar sesuai kenyataan,” katanya.

Bagi Novita, media juga memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik. RSUD Teluk Bintuni, sebagai institusi yang berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat, membutuhkan saluran komunikasi yang baik agar informasi mengenai program, kegiatan, dan pelayanan kesehatan dapat diketahui publik.

Dalam konteks tersebut, media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan juga mitra strategis dalam membangun keterbukaan informasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan yang tersedia.

Ia berharap kehadiran JMSI dapat mendorong perusahaan media di Papua Barat, khususnya Teluk Bintuni, untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan produk jurnalistiknya.

“Harapan saya, dengan hadirnya JMSI, media-media yang ada di Provinsi Papua Barat maupun Kabupaten Teluk Bintuni bisa semakin profesional. Berita-berita yang dihadirkan harus sesuai fakta, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tepat,” tuturnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari harapan agar pertumbuhan media siber di Teluk Bintuni berjalan seiring dengan peningkatan kualitas jurnalistik. Sebab, kecepatan publikasi tanpa disertai akurasi justru berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat.

Melalui silaturahmi ini, JMSI dan RSUD Teluk Bintuni diharapkan dapat membangun hubungan kemitraan yang sehat. Kemitraan tersebut tetap berpijak pada prinsip keterbukaan informasi, independensi pers, serta tanggung jawab media dalam menyajikan berita yang akurat dan berimbang.(MA/red/inspirasipapua.id)

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *